Produk yang berkaitan dengan panduan ini
Pelajari alur persetujuan, unggah atau gambar TTD, serta undangan penanda tangan melalui Tanda Tangan Digital DokumenKita.
TTD Persetujuan Sampel ketika Foto Produk Ada di Lampiran ditujukan untuk pengelola persetujuan dan pemilik tanda tangan. Halaman persetujuan dan foto sampel berada pada halaman berbeda. Fokus pembahasannya: Ikat TTD pada kode foto serta versi sampel. Panduan ini mengurutkan data yang perlu dikumpulkan, langkah penyiapan, dan pemeriksaan hasil supaya dokumen dapat dipakai untuk tujuan yang jelas.
Jawaban singkat untuk kebutuhan ini
Ikat TTD pada kode foto serta versi sampel. Pada ilustrasi ini, halaman persetujuan dan foto sampel berada pada halaman berbeda. Data kasusnya mencakup sampel SP-044, lampiran Foto halaman 5, versi Kemasan-v6, dan keputusan Setuju warna saja. Tuliskan kode sampel di blok keputusan. Periksa foto yang dimasukkan ke PDF. Nyatakan batas persetujuan sebelum TTD. Risiko utamanya ialah tTD dipakai untuk bentuk produk yang belum disetujui. Nama file foto saja belum cukup bila beberapa sampel memiliki nama serupa. Catat keputusan pemeriksa serta orang yang bertanggung jawab atas tindak lanjut sebelum hasil digunakan oleh unit berikutnya. Bila data pembanding belum terkonfirmasi, tandai bagian yang masih terbuka dan minta penjelasan melalui kanal yang dikenal.
Gunakan contoh sebagai kerangka kerja, lalu sesuaikan dengan proses organisasi dan pihak yang menerima dokumen. Mulailah dari informasi yang sudah dapat dibuktikan. Bagian yang masih berupa usulan perlu diberi penanda agar tidak terbaca sebagai keputusan final. Dengan cara itu, pembaca dapat membedakan data sumber, permintaan tindakan, dan hasil persetujuan.
Konteks dan tujuan pemeriksaan
Tentukan lebih dahulu siapa yang berwenang menyatakan persetujuan dan berkas mana yang akan disetujui. Gambar tanda tangan adalah elemen visual; catatan persetujuan, akses penerima, dan versi dokumen merupakan bagian proses yang berbeda. Untuk kebutuhan tertentu, organisasi mungkin menetapkan tingkat identifikasi dan jenis tanda tangan elektronik yang lebih tinggi. Pilih layanan sesuai kebutuhan tersebut.
Alur penandatanganan yang tertib memberi penerima kesempatan membaca dokumen sebelum menyetujui. Jangan meminta penerima memberikan gambar tanda tangan tanpa menjelaskan dokumen tujuan pemakaiannya. Tetapkan urutan bila ada beberapa pihak, batasi akses ke berkas yang diperlukan, dan pastikan perubahan isi menghentikan persetujuan atas versi lama sampai dilakukan peninjauan kembali.
Ilustrasi fiktif SUP-1015: halaman persetujuan dan foto sampel berada pada halaman berbeda. sampel: SP-044; lampiran: Foto halaman 5; versi: Kemasan-v6; keputusan: Setuju warna saja. Nama file foto saja belum cukup bila beberapa sampel memiliki nama serupa.
Untuk melihat alur yang berkaitan, baca TTD Persetujuan Pemakaian Foto untuk Katalog Produk. Pembahasan tersebut dapat membantu saat pekerjaan ini terhubung dengan tugas bagian lain, sementara checklist di bawah berfokus pada TTD persetujuan sampel bergambar.
Data yang perlu disiapkan
Kumpulkan isian sebelum memulai penataan dokumen. Gunakan nama kolom yang dapat dipahami petugas penyiap maupun pemeriksa. Untuk setiap bagian, catat sumber informasi serta orang yang dapat mengonfirmasinya. Isian kosong yang belum diketahui perlu dipisahkan dari isian yang memang tidak berlaku untuk kasus ini.
- sampel
- Periksa hasilnya terhadap data sumber, bukan hanya terhadap tampilan dokumen. Tampilan yang rapi tidak menunjukkan apakah informasi sudah benar. Bila menemukan perbedaan, catat bagian yang harus diperbaiki dan minta konfirmasi kepada pemilik data sebelum melanjutkan.
- lampiran
- Pastikan salinan yang disebutkan benar-benar tersedia dan dapat dibuka oleh penerima yang berhak. Gunakan identitas versi untuk membedakan perbaikan isi. Bila lampiran berubah, periksa kembali apakah keputusan dalam dokumen utama masih sesuai dengan lampiran terbaru.
- versi
- Pastikan salinan yang disebutkan benar-benar tersedia dan dapat dibuka oleh penerima yang berhak. Gunakan identitas versi untuk membedakan perbaikan isi. Bila lampiran berubah, periksa kembali apakah keputusan dalam dokumen utama masih sesuai dengan lampiran terbaru.
- keputusan
- Simpan hasil pada lokasi kerja yang disepakati dan hindari menyebarkan salinan yang belum diperiksa. Jika ada koreksi setelah tahap ini, tandai versi baru dengan jelas. Pihak yang sudah menerima versi lama perlu mengetahui bahwa acuan pekerjaannya berubah.
Langkah kerja yang dapat diterapkan
Tetapkan pemilik tindak lanjut ketika halaman persetujuan dan foto sampel berada pada halaman berbeda; gunakan sampel SP-044 sebagai rujukan awal.
Pemilik urusan serta rujukan sampel SP-044 sudah dicatat.
Tuliskan kode sampel di blok keputusan.
Tuliskan kode sampel di blok keputusan; hasil tindakan ini harus tercatat sebelum langkah berikutnya.
Periksa foto yang dimasukkan ke PDF.
Periksa foto yang dimasukkan ke PDF; hasil tindakan ini harus tercatat sebelum langkah berikutnya.
Nyatakan batas persetujuan sebelum TTD.
Nyatakan batas persetujuan sebelum TTD; hasil tindakan ini harus tercatat sebelum langkah berikutnya.
Simpan hasil untuk TTD persetujuan sampel bergambar bersama bukti pembanding dan keputusan pemeriksa; catat keputusan Setuju warna saja pada konteks kasus.
Keputusan akhir merujuk keputusan Setuju warna saja dan bukti kasus tersimpan.

Contoh penerapan dalam pekerjaan
Berikut skenario ilustratif untuk TTD persetujuan sampel bergambar. Nama, kode, dan nilai di dalam contoh merupakan data latihan, bukan dokumen pelanggan. Tujuannya menunjukkan bagaimana data diperiksa dalam satu pekerjaan. Ganti setiap isian dengan informasi yang benar sebelum menggunakan kerangka ini pada proses organisasi Anda.
| Bagian | Contoh isian |
|---|---|
| sampel | SP-044 |
| lampiran | Foto halaman 5 |
| versi | Kemasan-v6 |
| keputusan | Setuju warna saja |
Pada contoh tersebut, pengelola persetujuan dan pemilik tanda tangan memulai pemeriksaan dari sampel, kemudian mencocokkannya dengan lampiran. Apabila ada ketidaksesuaian, pekerjaan dikembalikan pada tahap penyiapan agar koreksi dilakukan pada sumbernya. Sesudah data konsisten, gunakan fokus berikut sebagai pertanyaan penutup: Ikat TTD pada kode foto serta versi sampel.
Jangan menganggap contoh isian sebagai format wajib. Tambahkan kolom bila keputusan membutuhkan informasi lain, tetapi hindari mengumpulkan data yang tidak berhubungan dengan tujuan pekerjaan. Simpan hubungan antara formulir, lampiran, serta versi hasil akhir. Hubungan tersebut membantu saat petugas perlu menjelaskan dasar sebuah keputusan atau menindaklanjuti pertanyaan penerima.
Kendala yang perlu diantisipasi
TTD dipakai untuk bentuk produk yang belum disetujui.
Tuliskan kode sampel di blok keputusan. Nama file foto saja belum cukup bila beberapa sampel memiliki nama serupa.
Kesalahan pada sampel atau lampiran membuat tindak lanjut TTD persetujuan sampel bergambar merujuk kasus yang tidak tepat.
Periksa foto yang dimasukkan ke PDF; cocokkan sampel SP-044 dengan lampiran Foto halaman 5.
Status versi serta keputusan tidak dicatat sehingga pengguna lain kehilangan konteks keputusan.
Nyatakan batas persetujuan sebelum TTD; simpan konteks versi Kemasan-v6 serta keputusan Setuju warna saja.
Checklist sebelum pekerjaan ditutup
- Cocokkan sampel dengan catatan sumber dan pastikan lampiran tidak berbeda antara dokumen utama dan lampiran.
- Pastikan langkah “Simpan hasil untuk TTD persetujuan sampel bergambar bersama bukti pembanding dan keputusan pemeriksa; catat keputusan Setuju warna saja pada konteks kasus.” mempunyai hasil yang dapat diperiksa, bukan hanya perubahan label status.
- Periksa risiko “TTD dipakai untuk bentuk produk yang belum disetujui.” dan catat siapa yang memberikan konfirmasi bila sebelumnya ditemukan ketidaksesuaian.
- Ikat TTD pada kode foto serta versi sampel. Pemeriksa dapat menunjukkan hasil tiga tindakan: tuliskan kode sampel di blok keputusan; periksa foto yang dimasukkan ke PDF; nyatakan batas persetujuan sebelum TTD. Keputusan dan tindak lanjut merujuk data kasus yang sama.
- Tetapkan lokasi penyimpanan hasil akhir dan batas aksesnya. Catat versi yang dibagikan supaya petugas berikutnya menggunakan acuan yang sama.
Jika pemeriksaan belum selesai, tulis bagian yang masih menunggu beserta pemilik tindak lanjutnya. Daftar pekerjaan yang menunjukkan keadaan sebenarnya lebih membantu daripada status selesai tanpa bukti. Anda juga dapat memakai TTD atas Terjemahan Dokumen yang Memiliki Versi Rujukan sebagai bacaan pendamping ketika menyusun pemeriksaan lanjutan.
Pertanyaan yang sering muncul
Bagaimana memulai TTD persetujuan sampel bergambar?
Tuliskan kode sampel di blok keputusan. Gunakan sampel SP-044 dan lampiran Foto halaman 5 pada ilustrasi sebagai titik pemeriksaan; ganti dengan data nyata yang dapat dikonfirmasi saat diterapkan.
Bagaimana mencegah risiko ketika tTD dipakai untuk bentuk produk yang belum disetujui?
Periksa foto yang dimasukkan ke PDF. Nyatakan batas persetujuan sebelum TTD. Nama file foto saja belum cukup bila beberapa sampel memiliki nama serupa.
Menyiapkan dokumen di DokumenKita
Anda dapat mulai dari template dan editor dokumen, meninjau isi, lalu mengatur TTD internal, stempel visual, serta QR pemeriksaan. Akun baru memperoleh trial 10 kuota selama 15 hari, terdiri dari 5 TTD dan 5 stempel. Setelah trial berakhir, sisa kuota gratis menjadi nol dan akun tetap dapat diakses.
Untuk kebutuhan e-Meterai PERURI, pembelian terpisah dari paket TTD dan stempel. Integrasi pembubuhan DokumenKita masih menunggu aktivasi dan belum menerima pesanan meterai. TTD internal yang tersedia bukan TTE tersertifikasi PSrE. Pilih jenis layanan sesuai kebutuhan dokumen dan periksa hasil akhir sebelum dibagikan.
Rujukan tentang dokumen dan layanan
Gunakan sumber resmi berikut untuk memeriksa ketentuan dan jenis layanan. Contoh alur serta isian di atas merupakan panduan operasional.
Siapkan dokumen berikutnya
Buat akun, aktivasi email, dan mulai dengan trial 10 kuota untuk 15 hari.
Mulai di DokumenKita ↗
